Fedora 17 (Beefy Miracle)

Fitur, jadwal peluncuran, review, berita, dan link download mengenai Fedora 17 (Beefy Miracle).

Pasca Installasi Fedora 16

Catatan mengenai apa saja yang harus dilakukan setelah mengintall Fedora 16 (Verne).

E-book Fedora 16

Berisi kompilasi e-book yang bermanfaat mengenai Fedora 16 (Verne).

Warna Biru pada Video Flash

Efek blue tint pada FlashBagi Anda yang menggunakan Adobe Flash versi 11.2.202.228 dan 11.2.202.233 dengan Nvidia, Anda akan menemukan efek Smurf/Avatar pada video flash. Dimana semua video akan berwarna biru. Hal ini dikarenakan plugin flash mengirimkan panel U/V yang dalam urutan yang salah. Berikut catatan langkah alternatif untuk memperbaiki bug warna biru pada flash.

Nonaktifkan Hardware Acceleration

Anda bisa melakukan hal ini dengan membuka video di youtube > klik kanan > pilih Settings > Hapus tanda centang pada pilihan Enable hardware acceleration.

Perhatian : Pilihan ini akan menonaktifkan GPU acceleration dan membuat baterai lebih boros.

Downgrade Flash ke Versi 11.1.102.63

 Langkah pertama, download flash versi 11.1.102.63 terlebih dahulu di Flash 32 bit atau Flash 64 bit. Setelah selesai, extract hasil download tersebut lalu paste-kan file libflashplayer.so ke folder /usr/lib/flash-plugin.

Perhatian : Pilihan ini mungkin akan berbahaya untuk keamanan. Pastikan Anda tidak menjalankan flash pada situs berbahaya.

Menggunakan Google Chrome dengan Pepper API

Setelah Adobe menarik support untuk flash versi Linux, maka versi terbaru dari flash hanya dapat digunakan melalui Google Chrome dengan Pepper API dengan demikian hal ini akan menjadi alternatif untuk memperbaiki bug ini.

Menggunakan Alternatif Adobe Flash

Anda dapat mengunakan alternatif pemutar video flash, seperti Gnash. Untuk menginstallnya cukup masukkan perintah ini ke terminal
sudo yum install gnash

Flash dalam keadaan normalAnda bebas memilih untuk menggunakan opsi apa pun. Dengan catatan Anda telah memperhatikan dan mengetahui perhatian yang tertera. Jika Anda telah melaksakan salah satu opsi di atas, Anda akan menemukan flash berjalan normal pada Linux (Fedora) Anda.

Menghapus Metadata dari Gambar

Jika Anda mengambil gambar dengan menggunakan kamera, seringkali metadata mengenai kamera tersebut akan ditambahkan kedalam gambar. Tidak hanya itu saja, jika Anda mengedit gambar, beberapa aplikasi pengedit gambar juga akan menambahkan metadatanya. Bagi Anda yang mempehatikan privasi di internet, hal ini akan mengganggu Anda karena akan menampilkan rincian mengenai diri Anda. Rincian ini bisa saja geolocation, jenis kamera, zona waktu, dan tanggal pengambilan foto. Dan ketika gambar ini diupload ke internet maka metadata akan ikut terupload sehingga siapa pun dapat mengetahui informasi mengenai Anda. Untuk menjaga privasi Anda, berikut catatan tutorial menghapus metadata dari gambar di Fedora.

Install Exiv

Anda dapat menginstall exiv dengan cara memasukkan kode ini ke terminal
sudo yum install exiv2

Menghapus Metadata  

Exiv dapat menghapus dan mengedit metadata di gambar Anda. Namun, untuk menghapus seluruh metadata di gambar, Anda dapat memasukkan kode ini ke terminal
exiv2 rm [folder]/[file].jpg

Sebagai contoh, Anda dapa melihat perbandingan sebelum dan sesudah penghapusan metadata.
Menghapus Metadata - Exiv
Untuk melihat metadata suatu gambar, klik kanan pada gambar > Properties > Tab Image.

Sekarang Anda dapat mengupload gambar tanpa harus khawatir  mengenai privasi dan data Anda.

Pengertian dan Sejarah Fedora

Pengertian

Apa sih Fedora itu? Apa pengertian Fedora? Fedora merupakan salah satu distro linux dimana distro ini tersusun dari paket aplikasi office, multimedia, game, internet, grafis, server dan masih banyak lagi. Hal tersebut menjadikan Fedora sangat cocok digunakan untuk keperluan desktop, laptop, atau pun server.

Fedora dikembangkan oleh Fedora Project, komunitas Fedora dan disponsori oleh Red Hat. Pengembangan Fedora dilakukan secara terbuka dan bersama, sehingga siapa pun dapat turut serta berkontribusi dalam pengembangan Fedora agar menjadi yang lebih baik lagi. Hal itulah yang membuat Fedora dapat didistribusikan kepada siapa saja secara bebas.

Fedora juga memiliki siklus rilis yang singkat, yaitu setiap 6 bulan sekali. Namun jika suatu versi terbaru telah muncul, masa setelah 13 bulan dari versi tersebut diluncurkan maka support untuk versi tersebut akan dihentikan. Hal ini akan berdampak bagi admin suatu server karena mereka akan diwajibkan untuk mengupgrade setiap 6 bulannya.

Fedora menggunakan manager paket RPM Package Manager (dahulu dikenal dengan sebutan Redhat Package Manager yang disingkat RPM) dan manajemen paket aplikasi yum. RPM ini berfungsi sebagai alat bantu dalam melakukan instalasi, deinstalasi, verifikasi dan kueri perangkat lunak.

Sebagai antarmuka standar, Fedora menggunakan Gnome 3. Namun, tidak menutup kemungkinan Anda menggunakan antarmuka lain karena Fedora memberikan spin yang sesuai dengan selera dan kebutuhan Anda.

Sejarah

Proyek pengerjaan Fedora dimulai dari akhir tahun 2003 sejak Red Hat Linux secara resmi dihentikan. Fedora dijadikan alat percobaan untuk menciptakan generasi Red Hat Linux Enterprise yang lebih unggul dan layak jual. Red Hat Enterprise Linux sendiri adalah distro Linux yang didukung secara resmi oleh Redhat, sementara Fedora menjadi distro komunitas.

Nama Fedora sendiri berasal dari Fedora Linux, proyek yang mengembangkan perangkat lunak tambahan untuk Red Hat Linux, dan dari topi kulit (Fedora) yang digunakan dalam logo Red Hat (Shadowman). Fedora sendiri merupakan merek dagang dari Red Hat.

Referensi : https://id.wikipedia.org/wiki/Fedora

Spherical Cows, Code Name Fedora 18

Fedora 18 Code Name Spherical Cows
Spherical Cows
Ya, Anda tidak salah dengar. Fedora 18 akan dirilis dengan code name Spherical Cows atau jika diartikan kedalam bahasa Indonesia akan berarti Sapi Bulat. Entah apa yang dipikirkan oleh pemilih nama tersebut. Namun, Spherical Cows dapat mengungguli pesaingnya dengan perolehan suara 1359 pemilih. Hal ini mengalahkan nama Halva dengan perolehan suara 1087 dan Chamoy 1072. Hasil keseluruhan dari pemilihan suara dapat Anda lihat melalui Fedora Release Name.

Nama yang terkesan seperti guyonan ini juga banyak menuai protes di thread penasehat Fedora. Dimana disalah satu postnya, Matthias Clasen, mengatakan :
I agree – the naming thing started as a fun game, then it got ‘standardized’, and now it is just one more process that has stopped to be either fun or useful. Apart from the problems that Seth has listed, others have pointed out that the expected connection of the release name to the artwork is more often than not problematic. Time to reevaluate and come up with something fresh and fun that we can do for each release.
Secara garis besar dia mengatakan kesetujuannya dengan penamaan sekarang. Namun, sudahsaatnya untuk mengevaluasi sistem penamaannya dan memberikan sesuatu yang baru.

Saya sependapat dengan hal tersebut. Sistem penamaan harus diperbaharui agar Fedora tidak terkesan seperti distro guyonan yang tidak serius.